5 Teknik Dalam Panjat Tebing

Panjat Tebing adalah jenis olahraga ekstrim yang memanjat dinding buatan yang berbentuk seperti tebing dan memiliki batu buatan untuk berpegangan tangan dan kaki. Olahraga ini juga merupakan cabang yang dilakukan dengan memanjat di dalam ruangan atau melawan alam.

Panjat tebing sebagai olahraga yang dilakukan di luar ruangan dan pada umumnya olahraga ini dilakukan di permukaan tebing yang bervariasi dari sudut 90 derajat, 45 derajat hingga 180 derajat.

Jadi dalam hal ini sangat membutuhkan kemampuan dan juga harus bisa membaca jalur yang akan ditempuh dengan banyak peralatan.

BACA JUGA : Sejarah Dan Teknik Olahraga Bela Diri Karate

Dalam hal kekuatan otot, seorang pemanjat harus memiliki kemampuan fisik yang baik agar dapat melakukannya dan mencapai kelenturan tubuh yang baik. Menurut faktor terakhir yang dapat menentukan keberhasilan pendakian, faktor nasib atau kebahagiaan karena pendakian akan tetap waspada dan melakukan yang terbaik.

Seorang pendaki harus memiliki keterampilan dan teknik khusus selama pendakian seperti membaca, teknik gerakan, pegangan yang baik dan postur yang aman, serta mempersiapkan peralatan dengan baik.

Berikut ini adalah 5 Teknik Khusus Panjat Tebing Terbaik Di Dunia :

5 Teknik Dalam Panjat Tebing

1.Hooking

Hooking adalah gerakan mengangkat tubuh dengan kaki, sehingga mengurangi beban pada lengan. Ada dua teknik hooking untuk panjat dinding. Ini adalah heel hold (tindakan menekan tumit ke pegangan sejajar dengan tubuh bagian atas) dan toe hold (tindakan menjaga tubuh sejajar dengan dinding atas di area yang ditinggikan).

2.Face Climbing

Face Climbing adalah seni memanjat dinding dari tebing dengan pegangan tangan atau ceruk yang cukup besar untuk menampung pegangan tangan dan pijakan kaki.

Pendaki pemula cenderung lebih fokus pada pagar dan bersandar ke dinding. Ini adalah kebiasaan buruk. Lengan seseorang tidak cukup kuat untuk menopang berat badannya dibandingkan dengan kakinya, sehingga menopang berat badannya dengan lengan membuatnya merasa lebih lelah dan berisiko tergelincir untuk menjaga keseimbangannya. Sementara itu, Anda bisa melakukan pose-pose yoga angkat besi dan berbagai pose yoga lainnya untuk membangun stamina selama panjat tebing.

3.Chimneying

Chimneying adalah teknik panjat dinding yang digunakan untuk memanjat relung vertikal yang lebar. Caranya adalah dengan memasukkan tubuh di antara celah lalu kembali ke salah satu sisi tembok/tebing. Selanjutnya, letakkan satu kaki di dinding, angkat tubuh dengan kedua tangan, dan dukung beban dengan kedua kaki.

4.Jamming

Teknik memanjat bagi pemula selanjutnya yaitu teknik jamming. Teknik ini bisa dilakukan dengan memasukkan jari kaki/tangan ke dalam celah vertikal pada dinding tebing yang tidak terlalu besar untuk membentuk paku.

5.Undercling

Teknik undercling dapat dilakukan ketika Anda berdiri di depan pegangan terbalik, pegang lengan Anda terbalik, dan tarik tubuh Anda ke luar sementara kaki Anda mendorong tubuh Anda ke luar. Di antara dorongan, kaki dan lengan Anda akan saling berhadapan, memungkinkan Anda untuk bergerak ke atas. Teknik pickup ini membutuhkan pernapasan yang baik, yang dapat Anda lakukan dengan belajar bernapas sambil berlari.

Jadi, Itulah teknik dalam memanjat tebing terbaik yang bisa kamu ketahui dan pelajari.

Terima kasi, Semoga bermanfaat.

BACA JUGA : travelers-forum.com