SAH!!! ATLETICO MENJADI PENGUASA LA LIGA 2020/2021

Sang juara baru La Liga, Atletico Madrid

Atletico berhasil keluar sebagai juara di kompetisi domestik Liga Spanyol usai menumbangkan Real Valladolit, kemenangan tersebut memberi tambahan tiga poin ke dalam tabel klasemen La Liga dan sekaligus memutus asa Real Madrid untuk mengkudeta pasukan Diego Simeone. Hebatnya pada laga pamungkas tersebut Atletico tertinggal terlebih dahulu, gol dicetak gelandang serang Valladolit, Oscar plano  di menit 18. Skor 1-0 berakhir sampai turun minum. Pertandingan berjalan dengan cukup keras, Atletico mendapatkan total 6 kartu kuning dan 4 untuk tuan rumah.

Di babak ke dua, Luis Suarez dan kolega mau tidak mau harus meningkatkan agresifitas permainan untuk mencari gol penyama kedudukan. Setelah babak ke dua berjalan sekitar sepuluh menit, Atletico berhasil menyamakan kedudukan lewat gelandang serang mereka asal Argentina yakni Angel Correa. Sepuluh menit kemudian striker andalan Los rojiblancos berjuluk El pistolero Luis Suarez berhasil membawa Atletico unggul 1-2 pada menit ke 67.

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang di bunyikan. Hasil tersebut sekaligus membuat poin Atletico Madrid tidak akan terkejar oleh para pesaing, walaupun di pertandingan lain saingan terberat Atletico Madrid, yakni Real Madrid meraih kemenangan dengan skor yang sama saat bertanding melawan Villarreal. Atletico hanya unggul 2 poin dari anak asuh Zinedine Zidane.

Suka cita penuh kegembiraan punggawa Atletico madrid pun tak bisa dibendung setelah wasit meniupkan peluit akhir babak ke dua. Dengan hasil ini Diego simeone dan anak asuhnya berhasil memutus kejayaan antara Barcelona dan Real Madrid di liga Spanyol dalam beberapa musim terakhir. Trofi ini sekaligus menjadi trofi yang ke 11 bagi Los rojiblancos, yang terakhir kali mereka raih pada musim 2013/2014

SAH!!! ATLETICO MENJADI PENGUASA LA LIGA 2020/2021

 

Di buang dari Barcelona bermanfaat bagi Atletico

Trofi ini juga sangat spesial bagi Luis Suarez, penyerang yang menjadi tulang punggung Barcelona dalam beberapa musim terakhir bersama Messi ini tampaknya tidak menjadi pilihan utama oleh pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, karena hal tersebut lah Suarez memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya bersama Barcelona. Dan menjalin masa bakti bersama Atletico.

El Pistolero yang di dapatkan Atletico secara cuma cuma dari Barcelona memberikan dampak yang sangat berpengaruh bagi lini depan Los rojiblancos, dikutip dari Transfermarkt.co.id tercatat di musim ini dalam 32 pertandingan bersama Los rojiblancos, Suarez mencetak 21 gol dan 3 assist. Hasil yang tergolong memuaskan mengingat Suarez di dapatkan secara gratis.

Setelah pertandingan melawan Real Valladolit, ada hal yang unik saat Suarez tertangkap oleh kamera terlihat sangat emosional dan memegang ponsel milik nya.

SAH!!! ATLETICO MENJADI PENGUASA LA LIGA 2020/2021

Dikutip dari Tribunnews.com Superskor Luapan tangisan Suarez terjadi dikarenakan banyak hal, salah satunya karena Barcelona sempat mamandang remeh dirinya. Suarez dianggap telah habis masa jayanya, penyebabnya adalah usianya yang tergolong tua. Suarez yang kini menginjak usia 34 tahun nampaknya menjawab semua keraguan sang mantan klub dengan lantang dan tegas. Kini justru Barcelona lah yang sedang gigit jari melihat Suarez menunjukan tajinya bersama Diego simeone.

“Ini banyak hal. Sulit, situasi yang harus saya lalui,” kata Luis Suarez kepada Movistar yang dikutip dari ESPN.

“Di awal musim, dengan cara saya diremehkan, Atletico Madrid membuka pintu bagi saya, untuk terus menunjukkan bahwa saya masih layak.

“Itulah mengapa saya akan selalu berterima kasih kepada klub hebat ini karena telah mempercayai. saya.” ucapnya.

“Banyak orang menderita dengan saya. Istri saya, anak-anak saya, mereka bersama saya dari hari ke hari.

“Saya sudah bermain sepak bola selama bertahun-tahun dan ini adalah tahun mereka paling menderita.” akui Suarez.

“Kami telah menunjukkan lagi bahwa Atletico menjalani tahun yang hebat, meskipun kami mengalami kesulitan pada beberapa tahap musim ini,” ujar Suarez.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah tim terbaik, paling konsisten, dan itulah mengapa kami juara.”

“Ini istimewa, karena semua yang harus saya derita,” kata Suarez, ketika ditanya bagaimana gelar ini dibandingkan dengan empat gelar yang dia menangkan bersama Barca.

 

Terlihat Luis Suarez sangat termotivasi perihal dirinya yang di pandang sebelah mata oleh Barcelona. Di sisi lain Barcelona terlihat seperti serigala yang tak bersuara. Setelah konflik yang menyebabkan sang bomber Uruguay tersebut keluar dari Camp Nou, slot kekosongan di sektor penyerangan Barcelona terlihat cukup tumpul sepeninggal Suarez. Hal ini lah yang nampak nya menyebabkan Barcelona finish di posisi ke tiga dibawah Atletico dan Real Madrid.

Berbeda dengan Atletico, sang rival sekota yakni Real Madrid mengalami musim yang cukup pahit, pasalnya di musim ini, Sergio ramos dan kolega gagal meraih gelar apapun dalam setahun, torehan minor ini terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Anak asuh Zizou sapaan akrab Zinedine Zidane terlihat bersusah payah mengejar konsistensi dari Suarez dan kawan kawan di Liga domestik, di kancah eropa pun Madrid tahun ini tak bisa berbuat banyak. Performa yang kurang meyakinkan tersebut membuat kabar bahwa Zizou akan meninggalkan kota Madrid semakin gencar. Setelah gagal membawa Real Madrid menjuarai La liga nampak nya masa depan Zidane di Madrid akan segera menemui puncak nya.

Dilansir dari Kompas.com Zidane mengkonfirmasi masa depan nya akan terjawab dalam waktu dekat, terlebih lagi kabar pergi nya sang pelatih asal Prancis tersebut sudah ramai menjadi perbincangan banyak penggemar bola, khusus nya penggemar Real Madrid.

“Sekarang kami harus tenang dan dalam beberapa hari ke depan kami akan membicarakannya,” kata Zidane dilansir dari Marca.

“Sebentar lagi kita akan melihat apa yang akan terjadi. Tidak hanya dengan saya, tapi dengan semua yang akan dilakukan klub untuk musim depan.”

Berbeda dengan Zidane, Diego simeone yang sedang merayakan gelar juara La Liga mengatakan, dia berterimakasih kepada semua yang telah mendukung nya.

Dikutip dari Okezone.com Simeone menilai juara kali ini berbeda dikarenakan pandemic Covid-19. Simeone berharap gelar juara ini dapat membawa banyak kebahagiaan bagi para penggemar Los rojiblancos.

“Saya senang untuk banyak orang. Ini merupakan tahun yang sangat kompleks, dan begitu banyak orang yang tersesat karena virus, jadi bagi Atletico untuk menjadi juara berbeda. Ini adalah tahun yang sulit, seperti sejarah kami, ini salah satu tahun terbaik untuk menjadi juara,” kata Simeone, dikutip dari Marca, Minggu (23/5/2021).

“Dua pencapaian ini berbeda, dengan perasaan berbeda. Dunia sedang mengalami situasi yang sangat buruk dan saya berharap kami telah memberi banyak orang kegembiraan,” tuturnya.

“Menghabiskan 32 minggu di atas sangat besar. Saya berterima kasih, terutama kepada mereka yang bermain lebih sedikit ketimbang lainnya. Kami tetap tim dengan tujuan dan kami melakukannya pada setiap menit,” tuturnya.

SAH!!! ATLETICO MENJADI PENGUASA LA LIGA 2020/2021

Dengan hasil tersebut Diego Pablo Simeone menjadi pelatih tersukses Atletico Madrid dengan total torehan 8 gelar. Dirinya menangani pasukan Los rojiblancos terhitung sejak Desember 2011.

Total, delapan gelar juara telah dikoleksi pria Argentina tersebut selama menangani Atletico, membuatnya jadi juru taktik dengan torehan gelar terbanyak dibandingkan dengan pelatih-pelatih sebelumnya klub ibu kota Spanyol ini. Demikian paparan Opta dikutip dari Goal.com